JAKARTA – Isu mengenai kemungkinan pergantian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali menjadi perhatian publik. Dalam beberapa hari terakhir, spekulasi mengenai pergantian pimpinan tertinggi Polri semakin ramai diperbincangkan, terutama setelah muncul kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto disebut telah menyiapkan Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri.
Hingga kini, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait. Di tengah derasnya spekulasi, DPR justru menyatakan belum menerima Surpres yang menjadi syarat formal dalam proses pergantian Kapolri.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan bahwa informasi mengenai pergantian Kapolri masih sebatas isu yang berkembang di ruang publik.
“Kinerja Kapolri bagus. Isu terkait penggantian Kapolri berhembus di mana-mana karena beliau sudah menjabat 5 tahun. Karena sudah menjabat lama, ada orang yang tidak suka. Maklumin saja,” kata Sahroni.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa hingga saat ini belum ada proses resmi yang mengarah pada pergantian Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, pembahasan mengenai siapa figur yang berpotensi menjadi penerus Kapolri tetap menarik perhatian, mengingat sejumlah perwira tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) memiliki rekam jejak strategis di berbagai bidang.
Komjen Karyoto menjadi salah satu nama yang paling sering disebut. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak Agustus 2025. Sebelumnya, ia memimpin Polda Metro Jaya pada periode 2023–2025 dan pernah menjabat Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta. Lulusan Akpol 1990 itu kini berusia 57 tahun.
Nama lain yang mendapat perhatian adalah Komjen Dedi Prasetyo. Saat ini ia menduduki jabatan Wakapolri sejak Agustus 2025. Sebelum menjadi orang nomor dua di Polri, Dedi pernah menjabat Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Asisten Kapolri Bidang SDM, serta Kepala Divisi Humas Polri. Pengalaman di bidang pengawasan, sumber daya manusia, dan komunikasi publik membuat posisinya dinilai sangat strategis.
Komjen Syahar Diantoro juga masuk dalam daftar figur yang diperbincangkan. Saat ini ia memimpin Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Sebelumnya, ia pernah menjabat Kepala Baintelkam dan Kepala Divisi Propam Polri. Pengalaman di bidang reserse, intelijen, dan pengamanan internal menjadi salah satu kekuatan utama dalam rekam jejaknya.
Komjen Wahyu Widada saat ini menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri. Ia pernah memimpin Bareskrim Polri, Baintelkam Polri, serta menjadi Kapolda Aceh dan Kapolda Gorontalo. Kariernya yang mencakup bidang reserse, intelijen, pengawasan, dan kewilayahan membuatnya dinilai memiliki pengalaman yang lengkap.
Komjen Muhammad Fadil Imran juga menjadi salah satu nama yang banyak diperbincangkan. Saat ini ia menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi. Sebelumnya, Fadil pernah memimpin Baharkam Polri, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Timur. Selain itu, ia juga menjabat Ketua Umum PBSI sejak Agustus 2024.
Di bidang intelijen, Komjen Yuda Gustawan menjadi figur yang mulai diperhitungkan. Ia kini menjabat Kepala Baintelkam Polri setelah sebelumnya menjadi Wakil Kepala Baintelkam dan Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik.
Sementara itu, Komjen Ramdani Hidayat yang saat ini memimpin Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri juga masuk dalam spekulasi bursa calon Kapolri. Sebelumnya ia pernah menjadi Wakil Komandan Korbrimob, Wakapolda Papua, serta Kaprovos Divpropam Polri.
Komjen Wahyu Hadiningrat, lulusan Akpol 1992, memiliki pengalaman panjang di Mabes Polri. Ia pernah menjadi Wakil Kepala Bareskrim Polri, Wakapolda Metro Jaya, dan saat ini menjabat Staf Ahli Manajemen dan Perencanaan Polri.
Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak saat ini memimpin Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Sebelumnya ia pernah menjabat Sekretaris Utama Lemhanas, Kapolda Sumatera Utara, dan Kapolda Sulawesi Utara.
Nama terbaru yang mencuat adalah Komjen Asep Edi Suheri. Saat ini ia menjabat Kapolda Metro Jaya, posisi yang kini diisi oleh perwira berpangkat Komjen setelah adanya reorganisasi di tubuh Polri. Jabatan tersebut dinilai sangat strategis karena berada di wilayah hukum ibu kota negara.
Selain para pejabat aktif di struktur utama Polri, terdapat pula sejumlah Komjen yang bertugas di luar struktur Mabes Polri, seperti Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN, Komjen Albertus Rachmad Wibowo sebagai Wakil Kepala BSSN, serta Komjen Marthinus Hukom yang sebelumnya memimpin BNN.
Meski banyak nama bermunculan, seluruh pembahasan mengenai calon Kapolri masih berada pada tahap spekulasi. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai pergantian Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pernyataan DPR bahwa Surpres belum diterima menjadi indikator bahwa proses pergantian Kapolri belum berjalan secara formal. Dengan demikian, daftar nama yang beredar lebih merupakan analisis terhadap figur-figur yang memiliki peluang berdasarkan jabatan, senioritas, pengalaman, dan rekam jejak karier.
(redaksi)












